Enter Header Image Headline Here

Jumat, 18 Maret 2016

Amarah

Gubukku terbakar emosi
Nafas bengap membumbung tinggi
Beradu panas dengan hati
Kian menit kian tergilas suci
Pondasi iman hilang tercaci

Pada hati yang masih sehat
Berpegang kuat pada hakekat
Diam menjaga martabat
Tersenyum penuh semangat

Jika jiwa masih ingat mati
Maka perdamaian menjadi jati diri
Biar lambat namun pasti
Akan hidup yang hanya janji

Amarah lisan terdengar keras
Hingga telinga kucing menjadi panas
Keluarkan kata-kata ganas
Akankan mengabu gubukku yang welas?

Ponorogo, 21 Des 2014



0 komentar:

Posting Komentar

Ia menjauh dari rindu yang tak pernah pulang. Pergi, melepaskan

Popular Posts